Musium Subak Tabanan

http://www.balijayatrans.com/2015/04/musium-subak-tabanan.html
Subak Museum adalah museum bersasaran mengumpulkan alat pertanian tradisional Bali dan dokumentasi tua untuk mengingatkan semua generasi muda tentang Organisasi Subak yang memiliki terkenal di dunia. Kota ini terletak di pedesaan Sanggulan, Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan dan tepat 20 Km bagian barat kota Denpasar. Museum ini dibuka untuk umum dan menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Tabanan, Bali bagian barat. Lokasinya sangat strategis di kota Tabanan dan dekat dengan tujuan wisata lainnya di kabupaten ini.

Subak Museum Sejarah
Subak Museum, Tempat-tempat Menarik di Kabupaten BaliTabanan adalah salah satu kabupaten di Bali memiliki sawah terluas, sehingga sering Kabupaten ini disebut oleh Beras Barn Pulau Bali. Pedesaan Sanggulan telah memilih sebagai tempat Museum Subak karena mengingat Subak Rijasa di kabupaten ini yang pada tahun 1979 telah mencapai Juara Nasional dalam Program Intensifikasi yang mengangkat nama Bali di tingkat nasional. Selain itu Kabupaten Tabanan memiliki lebih Subak Organisasi jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Pengembangan Museum Subak yang inspiratif dengan niat semua pecinta budaya Bali. Museum ini diharapkan dapat melestarikan Subak sebagai aset budaya lokal yang sangat berjasa dalam mengembangkan dan meningkatkan produksi padi sawah pertanian, terutama padi dan sistem irigasi tradisional. Sistem ini sangat terkenal di luar negeri karena sudah memiliki sistem pengairan yang sama seperti Fai di Thailand dan Zangera di Filipina dengan jurang dan spesifikasinya tidak suka Subak yang ada di Bali. Subak adalah organisasi petani pertanian basah untuk mendapatkan air irigasi dari sumber.

Apa yang harus Lihat di Museum Subak?
Subak Irigattion Sistem, pertanian, BaliSubak Museum West terdiri dari bangunan tertutup dan terbuka. Bangunan tertutup terdiri dari stand pameran di mana kita bisa bertemu demonstrasi dari objek yang berkaitan dengan pekerjaan petani, bangunan audio-visual menceritakan kegiatan Subak dalam kaitannya dengan irigasi air manajemen, perpustakaan dan kantor. Buka bangunan adalah visualisasi Subak demonstrasi dalam bentuk Mini yang terdiri dari kolam renang sebagai tempat relokasi irigasi, sebuah terowongan untuk mengalirkan air dari kolam untuk relokasi air. Benda-benda dan peralatan petani akan ditampilkan di gedung pameran adalah peralatan dan objek yang diatur sedemikian rupa dari peralatan untuk pembukaan lahan pertanian, membuat item irigasi, pengolahan lahan, konservasi tanaman, panen, membuat peralatan beras dan dapur . Hal ini tidak berbeda dari museum lainnya di Bali Museum Subak yang di Sanggulan pedesaan memiliki fungsi sebagai berikut:

    Sebagai pusat penyelidikan ilmiah dan dokumentasi
    Sebagai tempat penyaluran ilmu
    Tempat perkenalan budaya 
    Tempat Sedang untuk introspeksi manusia 
    Tempat mirroring makhluk sejarah manusia 
    Tempat untuk menikmati seni dan budaya objek umumnya


Dalam upaya pariwisata, kali ini bisa menjadi bentuk sebagai tujuan wisata, terutama untuk wisatawan yang datang dari negara-negara besar seperti Amerika, Eropa, Jepang, dll yang museum ini sebagai tempat yang unik menarik di Bali.
Back To Top